Penyakit Pruritus Pada Anjing

Pruritus adalah rasa gatal atau rasa tidak nyaman pada kulit yang merangsang keinginan untuk menggaruk, menggosok, menjilat, atau menggigit bagian tersebut. Pada kondisi normal, pruritus diperlukan anjing untuk membersihkan tubuh dan menghilangkan ektoparasit serta senyawa atau bahan-bahan yang berbahaya dari permukaan kulit. Sebaliknya, apabila reaksinya berlebihan pruritus dapat menyebabkan perlukaan diri sendiri atau self mutilation yang mengakibat luka lecet pada permukaan kulit.

Penyakit Pruritus: Penyebab penyakit ini adalah parasit, infeksi jamur, alergi karena makanan dan bukan tidak mungkin juga kalau si penderita mengidap penyakit kelenjar, tiroid dan lain-lain. Biasanya terjadi pada jenis peliharaan yang perawatannya kurang higienis. Bisa juga karena kulit kering, suhu udara yang terlalu panas/dingin dan terkena cahaya/sinar/listrik, dll.

Gejala pruritus:

  • Perilaku menggaruk yang berlebihan.
  • Sering menggigit-gigit daerah yang terkena iritasi sehingga kulit lecet berwarna kemerahan
  • Sering menggeleng-gelengkan kepala secara terus-terusan.

Diagnosa pruritus:

  • Seringkali berhubungan dengan beberapa lesi kulit primer yaitu papula, pustule, vesicula, dan hyperemia. Selain itu terdapat pula lesi sekunder yang berkaitan dengan pruritus yaitu ekskoriasi, sisik, crusta, lichenifikasi dan hiperpigmentasi.
  • Data dasar spesifik yang diperlukan untuk melakukan diagnosa terhadap penyakit kulit pruritus meliputi riwayat hewan secara lengkap, deskripsi tentang bentuk dan pola distribusi lesinya, serta analisa dari hasil beberapa kali pengerokan kulit.
  • Data harus dilengkapi dengan hasil pemeriksaan lanjutan yang dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kulit sebelumnya, meliputi uji mikrobiologi (perkembangbiakan bakteri dan jamur), pemeriksaan imunologis, histopatologi, uji pantangan (lingkungan, pakan, obat – obatan).

Pengobatan:

  • Segera lakukan pemeriksaan secara menyeluruh yaitu analisa darah, feses, urine dan melakukan pemotongan pada bulunya.
  • Bisa diberikan obat anti histamine yang jenis dan dosisnya harus dikonsultasikan dahulu dengan dokter hewan.
  • Penyakit pruritus ini biasanya memerlukan perawatan yang lama, tergantung dari sudah lama atau belum anjing menderita penyakit tersebut.
  • Cukur bulu terutama d ibagian yang korengan atau meradang.
  • Mandikan dengan shampoo anti jamur yang bisa dibeli di petshop atau klinik hewan.
  • Berikan makanan yang mengandung bahan hipoalergenik misalnya beras/kentang, daging domba, daging itik .
  • Lakukan perawatan secara konsisten dan disiplin.
  • Lakukan pembersihan pada tempat makan dan minumnya juga dengan tempat tidur atau kandang anjing.

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *