Mencegah Myasis Pada Anjing

myasisDua faktor penting penyebab timbulnya myasis adalah luka terbuka yang dihinggapi lalat. Jadi hal utama dalam upaya mencegah myasis adalah menangani luka dengan baik dan benar secara medis serta mengontrol kerumunan lalat.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah myasis adalah :

  1. Merawat kulit dan bulu secara rutin setiap hari dengan membersihkan dan menyisirnya. Lakukan dengan teliti, raba seluruh bagian kulit untuk mendeteksi adanya kelainan yang terjadi. Luka kecil biasanya tidak segera tampak karena tertutupi oleh bulu yang lebat.
  2. Amati perilaku hewan. Apakah dia menjadi murung, kurang nafsu makan, lebih sering sembunyi, pincang atau marah jika dipegang bagian tubuh tertentu. Luka di bagian lipatan tubuh membuat hewan sakit saat bergerak. Sehingga kondisi tersebut membuat hewan cenderung berdiam diri.
  3. Amati kerumunan lalat disekitar tubuh anjing, waspadai kemungkinan adanya luka tersembunyi. Dalam kondisi seperti ini lalat biasanya tidak mudah diusir, dia akan kembali dan kembali lagi setelah diusir. Jika hal ini terjadi, cek seluruh bagian tubuhnya terutama di bagian yang dikerubuti lalat.
  4. Jika terjadi luka terbuka, bersihkan luka dan gunting bulu disekitar luka. Rawatlah luka dengan baik dan tempatkan di tempat yang aman dari lalat. Atau tutup luka dengan kain kassa atau perban setelah diberi obat antiseptik.
  5. Beri antiseptik dan atau antibiotik topikal pad aluka terbuka. Ada juga yang sekaligus berfungsi sebagai obat anti lalat. Biasanya tersedia dalam bentuk spray.
  6. Kontrol lalat dengan menjaga kebersihan lingkungan dan dibantu dengan obat-obatan anti lalat.
  7. Segara konsultasikan ke dokter hewan jika luka agak lebar. Karena biasanya memerlukan jahitan untuk mempercepat kesembuhannya. Bila perlu dokter akan memberikan suntikan obat anti parasit untuk mencegah semakin banyaknya belatung.

Pengendalian myasis hanya akan berhasil jika setiap pemilik hewan selalu menjaga kebersihan hewannya. Menjaga kebersihan luka sekecil apapun dan mencegahnya terkontaminasi oleh urin, feses atau tertutup bulu gimbal.

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *