Menangani Penyakit Periodontal

Penyakit periodontal bersifat kronis dan progresif. Pada stadium yang lanjut, tulang rahang di sekitar tulang gigi akan hancur dan gigi tanggal. Proses ini makan waktu bertahun-tahun. Tulang yang sudah hancur tidak dapat diperbaiki. Namun pengobatan yang tepat secara rutin, dapat mencegah kerusakan yang lebih berat. Untuk menangani penyakit periodontal, mutlak diperlukan kerja sama yang baik dari pemilik hewan.

Penanganan

  1. Untuk dapat memeriksa gigi dengan baik dan menentukan penanganannya, hewan harus dibius. Halitosis yang berat, biasanya menandakan ada infeksi perlu dikendalikan dahulu sebelum gigi ditangani.
  2. Karena penyakit perodental disebabkan oleh karang gigi, maka karang gigi harus dihilangkan. Prosesnya disebut dental scaling. Meskipun scaling dapat dilakukan secara manual, namun yang lebih baik adalah dengan ultrasonic scaler, yaitu mengunakan getaran frekuensi tinggi untuk menghancurkan karang gigi. Metode ini tidak menyebabkan kerusakan pada lapisan email dari gigi.
  3. Gigi yang goyah harus dicabut.
  4. Setelah karang gigi dibersihkan, selajutnya jaga kebersihan gigi hewan dengan menyikat gigi anjing secara teratur.
  5. Dental Scaling sebaiknya diulang setip enam bulan atau setiap tahun sekali, tergantung perawatan dirumah dan terbentuknya kembali karang gigi.

Pencegahan

  1. Menyikat gigi anjing sejak usia dini sengan sikat dan pasta gigi khusus untuk hewan atau sikat gigi lunak dan pasta gigi untuk bayi. Sebaiknya gigi disikat satu atau dua kali sehari.
  2. Bersihkan permukaan gigi bagian luar, karena di sanalah biasanya terbentuk plak dan karang gigi.
  3. Makanan yang keras dapat mencegah timbulnya plak dan karang gigi, misalnya tulang-tulangan dari kulit sapi, atau dog/cat food kering. Dapat juga diberikan Oral Care dari Science Diet, yang didesain khusus untuk mencegah dan mengurangi karang gigi.
  4. Perawatan gigi yang baik, tidak saja mencegah bau mulut yang tidak enak, tapi juga akan mengurangi problem penyakit pada hewan kesayangan kita pada umur yang lebih tua.

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *