Tip Merawat Anak Anjing

Agar anak anjing tumbuh sehat, perlu makanan yang cukup nutrisi, salah satunya cukup menyusu dari induknya. Selain itu, Anda perlu tahu tentang beberapa hal ini

  • Anak anjing yang cukup minum akan terlihat tenang, dan tidur dengan nyenyak. Sementara itu, jika anak anjing Anda tampak gelisah, berisik dan bergerak-gerak tak menentu, artinya ia belum cukup minum. Waspadai jika setelahnya ia tampak lesu dan hanya berbaring saja tanpa suara, karena tandanya anak anjing mulai kehabisan energi.
  • Anak anjing akan mengalami penurunan berat badan selama 24 jam pertama setelah ia dilahirkan. Hal ini normal. Selang beberapa waktu, ia akan mengalami peningkatan berat badan. Beratnya akan berlipat ganda sekitar 7-10 hari setelah dilahirkan.
  • Dua minggu pertama setelah lahir, sebaiknya anak anjing ditimbang setiap hari. Timbangan makanan bisa digunakan untuk mendapatkan ukuran yang tepat.
  • Anak anjing yang sehat akan mengalami penambahan berat sekitar 1-2 gram/hari, tergantung dari jenisnya. Jika anak anjing tidak bertambah berat, itu bisa menjadi tanda pertama anak anjing tidak sehat.
  • Masuk usia 3,5 minggu, anak anjing mulai dapat mengonsumsi makanan lunak. Siapkan makanan halus yang diblender dari makanan kering berkualitas tinggi dengan 270 ml susu cair. Makanan ini cukup untuk dikonsumsi 6-8 anak anjing berukuran sedang.
  • Anak anjing dapat diberi makanan ini sebanyak 3-4 kali per hari. Setiap minggunya, tambahkan jumlah makanan keringnya dan kurangi jumlah susu pengganti, air panas dan waktu blender-nya. Dengan begitu, menginjak usia 7 minggu, anak anjing siap mengonsumsi makanan kering.
  • Saat anak anjing menginjak usia 6,5-7 minggu, ia sebaiknya sudah tidak lagi menyusu dari induknya, dan sudah bisa makan makanan padat dan minum air, sama seperti induknya.

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *