Memandikan anjing

Agar anjing selalu tampil sehat, cantik dan wangi, tentunya Anda harus rajin memandikannya. Jangan terlalu sering, cukup satu kali dalam seminggu. Namun, memandikan anjing juga harus dengan cara yang benar, agar benar-benar efektif dan bersih. Ikut langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Awali dengan memotong kukunya.
  2. Gunting bulu yang ada di telapak kaki anjing. Bulu dibagian ini tumbuh pada anjing yang berbulu panjang, pada anjing berbulu pendek tidak tumbuh. Telapak kaki menjadi licin ketika bulu sudah menutupi seluruh telapak kaki. Pemotongan bulu telapak kaki harus dilakukan secara rutin pada saat anjing dimandikan.
  3. Selama 7-10 minggu pertama, kurunglah anjing Anda, tapi jangan meninggalkannya lebih dari 1 jam setelah selesai makan, buang air kecil/besar. Sebagai ganti kurungan, kunci anjing dalam ruangan yang bisa dikunci seperti dapur, gudang, dsb. Bila memang Anda harus meninggalkannya untuk waktu lama, letakkan beberapa lembar koran bekas agar ia bisa buang air bila ia terpaksa harus buang air.
  4. Sama seperti bulu telapak kaki, bagian sekitar dubur anjing berbulu panjang juga harus dipotong bulunya agar kotoran tidak tersangkut di bulu apalagi pada saat anjing menderita diare. Kotoran yang tersangkut dibulu menyebabkan bau yang kurang sedap. Pemotongan hanya disekitar dubur saja sehingga terlihat rapih dan higienis.
  5. Sisir bulu anjing terlebih dahulu agar tidak ada bulu yang masih kusut pada saat dibasuh dengan air.
  6. Bersihkan bagian telinga menggunakan kapas dan alcohol atau cairan khusus pembersih telinga yang bisa dibeli di pet shop.
  7. Mandikan anjing secara pelan-pelan. Jangan gunakan sprayer karena tekanan air yang keluar dari sprayer sangat tinggi sehingga dapt menyakiti anjing pada saat terkena bagian tubuh yang sensitif seperti hidung atau mata. Walaupun telinga sudah tertutup kapas, tekanan air dari sprayer juga masih bisa menembus.Gunakan selang saja dan atur tekanan air.
  8. Mulai basahkan bagian badan agar anjing tidak kaget. Lalu arahkan selang kebagian kepala. Pelankan aliran air pada saat membasuh bagian kepala.
  9. Setelah seluruh badan basah, tuangkan shampo diseluruh bagian tubuh anjing hingga rata. Gunakan shampo yang memiliki formula khusu untuk anjing.
  10. Gosok seluruh bagian hingga shampo merata dan berbusa. Gunakan sikat halus atau sikat semir agar kotoran mudah dibersihkan. Penggosokan harus searah yaitu dari kepala ke arah ekor. Jangan lupa untuk membersihkan bagian dubur dengan sikat halus karena bagian ini biasanya terdapat kotoran tinja kering.
  11. Sebaiknya proses pembersihan dengan shampo dilakukan dua kali agar bulu dan kulit benar-benar terbebas dari kotoran. Pastikan tidak ada shampo yang tertinggal karena dapat membuat kulit dan bulu rusak.
  12. Setelah selesai, bilas dengan air bersih. Bilas mulai dari kepala dan dilanjutkan bagian bawah terutama sekitar dada dan perut.
  13. Keringkan anjing dengan menggunakan kain yang memiliki daya serap yang tinggi. Atau gunakan blower khusus untuk anjing. Jangan menggunakan hair dryer yang biasa digunakan oleh manusia karena udara panas yang dikeluarkan oleh hair dryer dapat membakar kulit dan bulu anjing. Jika tidak memiliki blower khusus, keringkan secara alami dengan dijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari dan terdapat aliran udara. Pada saat mengeringkan dengan blower, perhatikan apakah terdapat penyakit kulit atau kutu.
  14. Setelah bulu anjing benar-benar kering, sisir dengan menggunakan sisir yang khusus untuk bulu anjing.
  15. Untuk anjing bulu pendek, proses memandikan sama seperti diatas hanya saja proses pengeringannya lebih simple. Cukup gunakan kain dengan daya serap tinggi untuk menghilangkan air. Untuk anjing berbulu tebal atau panjang pastikan bagian dalam bulu kering karena jika tidak dapat menjadi tempat bagi jamur atau bakteri untuk berkembang biak.

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan