Agar Anjing Tidak Bersifat Agresif

Sebenarnya tidak ada anjing yang lahir agresif. Sifat agresif tumbuh karena penanganan dan pelatihan. Namun, anjing yang tumbuh terlalu agresif bisa membahayakan. Anjing bisa menjadi sulit dikontrol.

Dibawah ini ada beberapa cara agar anak anjing tidak tumbuh dengan sifat agresif yang membahayakan:

  • Jangan memberi makan anak anjing secara tidak teratur. Anak anjing harus makan pada waktu yang sama setiap hari. Berilah waktu 15-20 menit untuk makan. Segera angkat makanannya jika 20 menit sudah berlalu, meskipun makanannya masih ada. Tindakan ini menunjukkan bahwa Anda bosnya dan Anda lebih dominan padanya.
  • Biasakan untuk menyuruh dia duduk selama beberapa detik sebelum ia diperbolehkan menyentuh makanannya. Setelah ia duduk dengan manis, berikan perintah yang menyatakan ia boleh menyentuh makanannya.
  • Jangan pernah bermain tarik-tarikan yang bersifat agresif atau penuh dengan kekerasan bersama anak anjing.
  • Jangan perbolehkan anjing menggigit hak sepatu atau baju orang lain, terutama anak-anak. Perilaku ini merupakan salah satu sifat dari jenis anjing yang biasa hidup berkelompok.
  • Jangan mendorong anak anjing untuk bersikap agresif dengan cara memanjakannya. Jika ia sedang menggeram pada seseorang jangan elus atau beri dia pujian. Segera beri dia peringatan dengan kata “NO” yang tegas dan tarikan pada kalungnya. Jangan mencoba untuk meyakinkan atau bahkan memberikan dia rasa nyaman jika ia berprilaku seperti ini.
  • Bukan ide yang bagus untuk memperbolehkan anak anjing meremehkan Anda saat sedang berada di dalam rumah. Hal ini mendorong prilaku dominan pada anak anjing. Jangan biarkan anak anjing berdiri diatas saat Anda sedang di sofa atau saat anak sedang bermain di lantai. Bagi anjing, jika ia berada di posisi yang lebih tinggi berarti ia lebih berkuasa.

Selamat mencoba!

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *