Tahap Perkembangan Indera Penciuman Anjing

Seorang ilmuwan pernah mengadakan penyelidikan tentang reaksi-reaksi indera dari 5 ekor anjing sejak lahir hingga berusia 3 bulan. Dari hasil penyelidikannya didapatkan bahwa indera penciuman pada anjing sudah bekerja segera setelah anjing dilahirkan. Ini tahapan perkembangannya:

  1. Pada hari kedua kelahirannya, bayi anjing sudah melakukan gerakan-gerakan menghisap pada jarak beberapa centimeter dari putting susu induknya, reaksi ini ditimbulkan oleh kerja indera penciumannya.
  2. Mengendus-endus dengan hidung, baru dilakukan oleh bayi anjing pada hari ke 9.
  3. Pada usia antara hari ke 10 dan ke 20 anjing sudah mulai belajar mengenal benda-benda disekitarnya dengan penciumannya.
  4. Saluran telinga baru terbuka sekitar hari ke 11, namun reaksi pendengarannya baru bekerja pada hari ke 17, dan mencapai kesempurnaannya pada hari ke 40.
  5. Mata baru terbuka antara hari ke 10 dan ke 12, namun daya penglihatannya baru mulai mampu menangkap benda-benda yang bergerak sekitar hari ke 19, dan baru pada sekitar hari ke 30 sejak kelahirannya anak anjing dapat melihat benda-benda dari jarak yang lebih jauh.

Dari tahapan di atas, menunjukkan dengan jelas bahwa indera penciuman adalah yang paling diandalkan oleh anjing untuk melihat, menganalisa, mengenali segala sesuatu. Berdasarkan hasil pengamatan indera penciuman, kemudian dipadukan menjadi bayang-bayang. Jika manusia dapat mengenali wajah seseorang atau sebuah benda dari bayang-bayang ingatan visualnya, maka anjing mengenali manusia atau benda-benda dari bayang-bayang ingatan penciumannya. Hasil yang diperoleh sensor penciumannya dipadukan menjadi satu untuk mengidentifikasi seseorang atau suatu benda tertentu.

Sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *